BAZNAS Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian



Press Release

BAZNAS Raih Predikat Wajar Tanpa Pengecualian

Laporan Keuangan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Tahun 2016 meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Predikat tersebut mengacu pada penilaian kantor Akuntan Publik Ahmad Raharjo No. 039/AT/GA-LAI/2017 tertanggal 13 April 2017.

Menurut Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Prof Dr Bambang Sudibyo, MBA; CA mengatakan pencapaian ini melengkapi prestasi yang sama pada tahun-tahun sebelumnya sejak BAZNAS didirikan.

“Predikat WTP ini membuktikan BAZNAS adalah institusi pemerintah yang terpercaya dan akuntabel dalam pengelolaan keuangan,” ujar ketua BAZNAS Bambang Sudibyo dalam konferensi pers di kantor pusat BAZNAS, Jakarta (23/5).

Predikat WTP ini adalah hasil pemeriksaan akuntan publik terhadap laporan keuangan yang disusun berdasarkan standar akuntansi dan diaudit menggunakan norma pemeriksaan akuntansi zakat PSAK 109 tahun 2012.

Sebagai lembaga pemerintah non struktural, BAZNAS akan selalu menjaga akuntabilitas dan transparansi keuangan. Terlebih BAZNAS ditugaskan untuk mengelola dana umat sesuai amanah Undang-Undang No.23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

Dengan capaian ini diharapkan masyarakat akan makin mempercayakan zakat, infak dan sedekahnya melalui BAZNAS. Sehingga akan makin banyak mustahik yang menerima manfaatnya. Selama tahun 2016, kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS meningkat 20% yang dapat dilihat dari kenaikan penghimpunan dana publik.

Penghimpunan zakat, infak dan sedekah secara nasional sebesar Rp5,12 Triliun.Angka ini dicapai dari penghimpunan BAZNAS Pusat sebesar Rp111,690 Miliar ditambah dengan penghimpunan dari BAZNAS Provinsi dan BAZNAS Kabupaten/ Daerah serta Lembaga Amil Zakat se-Indonesia.

Pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah pada 2016 telah mencapai kategori memuaskan dengan penyaluran sebesar 75 persen dari dana yang terhimpun. Angka penyaluran pada BAZNAS Pusat selama tahun 2016 sebesar Rp83,2 Miliar.

BAZNAS memiliki berbagai program penyaluran zakat baik yang sifatnya santunan maupun pemberdayaan. Khusus pada Bulan Ramadhan 1438 H ini, BAZNAS akan membuat program-program yang makin bermanfaat bagi mustahik seperti “Ramadhan Bareng, Ramadhan Bahagia”, Umar Bin Khattab, 99 Masjid Cemerlang, Teras Sehat, Paket Ramadhan Bahagia, Peluncuran Buku Khutbah Zakat, BAZNAS Peduli Narapidana Wanita dan Siaga Mudik.

TENTANG BAZNAS

Adalah badan pengelola zakat yang dibentuk pemerintah melalui Keputusan Presiden (Kepres) No8/2001. BAZNAS bertugasmenghimpun dan menyalurkan Zakat Infak dan Sedekah pada tingkat nasional. Lahirnya UU No 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional. BAZNAS sudah berdiri di 509 daerah (tingkat Provinsi dan Kabupaten/ Kota).

Informasi lebih lanjut, hubungi Ndari Rumi 087889573889
www.baznas.go.id @baznasindonesia Fb: badan amil zakat nasional

Comments are closed.