Rapat Koordinasi Zakat Nasional Lahirkan 30 Resolusi



Anggota BAZNAS Prof. Dr. Mundzir Suparta didampingi Deputi BAZNAS Arifin Purwakananta dan Sekretaris BAZNAS yang juga Ketua Panitia Rakornas 2017 Drs. H. Jaja Jaelani, MM, menyerahkan draf berisi 30 resolusi Rakornas 2017 kepada Ketua BAZNAS Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, CA usai sidang pleno terakhir menjelang penutupan rakornas, Kamis (5/10/2017) malam. (FOTO: Istimewa/BAZNAS))

Anggota BAZNAS Prof. Dr. Mundzir Suparta didampingi Deputi BAZNAS Arifin Purwakananta dan Sekretaris BAZNAS yang juga Ketua Panitia Rakornas 2017 Drs. H. Jaja Jaelani, MM, menyerahkan draf berisi 30 resolusi Rakornas 2017 kepada Ketua BAZNAS Prof. Dr. Bambang Sudibyo, MBA, CA usai sidang pleno terakhir menjelang penutupan rakornas, Kamis (5/10/2017) malam. (FOTO: Istimewa/BAZNAS))

Rapat Koordinasi Zakat Nasional (Rakornas) 2017, melahirkan 30 resolusi. Rakornas berjalan lancar dan ditutup Kamis (5/10/2017) malam, lebih cepat dari jadwal semula, Jumat (6/10/2017).

“Rakornas sempat diprediksi berjalan alot, tapi alhamdulillah ternyata lancar dan penuh antusiasme. Ini menjadi petanda bahwa ke depan gerakan kebangkitan zakat akan semakin mudah,” ujar Anggota BAZNAS Prof. Dr. Mundzir Suparta, MA usai memimpin sidang pleno terakhir Rakornas 2017, di Jakarta, Kamis (5/10/2017) malam.

Secara simbolis, Mundzir menyerahkan draf resolusi itu kepada Ketua BAZNAS Prof, Dr Bambang Sudibyo, MBA, CA dan perwakilan BAZNAS Provinsi Papua, Pemerintah Aceh dan salah satu perwakilan Lembaga Amil Zakat (LAZ).

Resolusi antara lain berisi dorongan agar Kementerian Keuangan mengeluarkan kebijakan menjadikan zakat sebagai instrumen pengurang pajak.

Dalam sidang yang dihadiri sekitar 600 peserta itu, Mundzir didampingi Deputi BAZNAS Arifin Purwakananta, Sekretaris BAZNAS yang juga Ketua Panitia Rakornas 2017 Drs. H. Jaja Jaelani, MM, serta dua Direktur BAZNAS Mohd Nasir Tajang dan Wahyu TT Kuncahyo.

“Saya mengapresiasi panitia dan Sekretaris BAZNAS yang juga Ketua Panitia Rakornas 2017 Pak Jaja Jaelani. Alhamdulillah rakornas bisa dibuka oleh Wapres RI Pak Jusuf Kalla dan dihadiri Menteri Agama Pak Lukman Hakim Saifuddin,” kata Bambang Sudibyo dalam pidato penutupan Rakornas 2017.

Bambang juga berterima kasih kepada para narasumber yang banyak memberikan masukan yang baik untuk kemajuan BAZNAS. “Seperti Menteri PPN-Kepala Bappenas Prof. Dr. Bambang Brodjonegoro dan pakar perzakatan Prof. Dr. Didin Hafiduddin,” ujarnya.

Rp 3,5 M untuk Rohingya

Dalam kesempatan tersebut, mantan Menteri Pendidikan Nasional ini, mengapresiasi dana bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya dari BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota yang terkumpul Rp 1,5 miliar. Kemudian Rp 2 miliar dari BAZNAS pusat sehingga total bantuan mencapai Rp 3,5 miliar.

“Donasi ini akan disalurkan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) untuk para pengungsi Rohingya di Myanmar dan perbatasan Bangladesh. Mereka akan berangkat dalam waktu dekat,” ucap mantan Menteri Keuangan ini.

Sementara itu, Ketua Panitia Rakornas 2017 Drs. H. Jaja Jaelani, MM, berharap rakornas bisa memacu dan memicu kebangkitan zakat di negeri ini.

Menurut dia, kegiatan Jumat (6/10/2017) dilanjutkan dengan sosialisasi Indeks Zakat Nasional (IZN).

Comments are closed.