Layani Mustahik, BAZNAS Bersama Mabes TNI Salurkan Ambulance ke Papua Barat



 

Anggota BAZNAS Irsyadul Halim menyerahkan secara simbolis mobil ambulance untuk pelayanan mustahik kepada Kapusbintal Mabes TNI Laksma TNI Budi Siswanto, ST, MAP dan Komandan Lantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, S.Sos di Mako Lantamal XIV Sorong, Papua Barat, Rabu (28/11/2017). (FOTO: Istimewa/BAZNAS)

Anggota BAZNAS Irsyadul Halim menyerahkan secara simbolis mobil ambulance untuk pelayanan mustahik kepada Kapusbintal Mabes TNI Laksma TNI Budi Siswanto, ST, MAP dan Komandan Lantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, S.Sos di Mako Lantamal XIV Sorong, Papua Barat, Rabu (28/11/2017). (FOTO: Istimewa/BAZNAS)

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) menyalurkan zakat dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) TNI berupa ambulance untuk melayani mustahik di Provinsi Papua Barat.

“Karena dana zakat berasal dari UPZ TNI, kita kembalikan dalam bentuk ambulance ke TNI agar dimanfaatkan untuk melayani mustahik,” ujar anggota BAZNAS Irsyadul Halim dalam acara penyerahan secara simbolis mobil ambulance kepada Kapusbintal Mabes TNI Laksma TNI Budi Siswanto ST, MAP dan Komandan Lantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol, S.Sos, di Mako Lantamal XIV Sorong, Papua Barat, Rabu (29/11/2017).

Turut hadir, Wadan Lantamal XIV Kolonel  TNI (Mar) Anif Hidayat, Sespusbintal Mabes TNI Kol. TNI Nur Hamdani, Kasi Pers Korem Sorong Kol. TNI Infantri Agung Gunawan, Asrena Danlantamal XIV Kolonel Laut TNI (P) Giat Pangaribuan,  Asintel Danlantamal XIV Letkol Laut TNI (KH) Luxembur Jason Sihombing, Kepala Rumah Sakit Dr. Oetojo Letkol Laut TNI (K) Fransiscus dan Aspers Danlantamal XIV Kolonel Laut TNI (KH) J. Suspurwanto.

Irsyadul Halim mengatakan, TNI menjadi salah satu teladan nasional dalam kegiatan pengumpulan zakat.

“Kita berharap aktivitas pengumpulan di TNI semakin meningkat sehingga bisa memperkuat semboyan ‘bersama rakyat TNI kuat’,” kata Irsyadul Halim.

Danlantamal XIV Sorong Brigjen TNI (Mar) Amir Faisol S.Sos menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada BAZNAS yang telah memberikan fasilitas kesehatan untuk pelayanan mustahik melalui Mako Lantamal XIV Sorong.

“Ini untuk menyempurnakan pembinaan mental (bintal) yakni membangun hubungan vertikal yang baik dengan Tuhan Yang Maha Esa dan relasi horisontal yang baik pula dengan sesama umat manusia melalui bantuan ambulance,” ujar Danlantamal XIV Sorong.

Bintal, tutur Danlantamal XIV Sorong, adalah salah satu yang menjadi perhatian Presiden Jokowi berupa konsep revolusi mental sesuai dengan Program Nawacita.

Hal sama disampaikan Kapusbintal TNI Laksma TNI Budi Siswanto ST, MAP. Dia mengatakan Mabes TNI  sudah lama menjalin kerjasama dengan BAZNAS dalam merealisasikan program-program sosial dan kemanusiaan di tanah air, seperti program penerangan lampu di Lampung dan Cianjur Jawa Barat, serta pembangunan sekolah di  Medan, Sumatera Utara.

“Ini kegiatan positif-konstruktif bagi bangsa. Sehingga, apa yang dilakukan BAZNAS harus bisa dirasakan secara langsung tidak hanya oleh Lantamal XIV Sorong, Papua Barat tapi juga berbagai titik strategis di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut Kapusbintal mengatakan, Mabes TNI bersama BAZNAS juga akan membangun puluhan rumah veteran di Jawa Timur pada Awal tahun 2018. Untuk itu, dia berharap apa yang dilakukan BAZNAS dapat dioptimalkan dan diimplementasikan di berbagai titik strategis di seluruh Indonesia, terutama daerah perbatasan.

“Daerah perbatasan, seperti Papua Barat ini merupakan daerah yang sangat membutuhkan bantuan. Ke depannya, warga juga mengharapkan bisa dibantu sarana transportasi, pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.

Acara tersebut disemarakkan dengan Ceramah Safari Bintal Tahun 2017 oleh Tim Pusbintal TNI di Wilayah Koordinasi Kodam XVIII/KSR yang dipimpin Kapusbintal TNI Laksamana Pertama (Laksma) TNI Budi Siswanto, ST, MAP.

“Melalui Safari Bintal TNI di wilayah koordinasi Kodam XVIII/KSR bisa menambah wawasan dan pengetahuan personel, terutama para perwira selaku atasan dalam membina mental anggotanya. Semoga apa yang disampaikan Tim Bintal bisa segera diterima oleh personel TNI dan ASN yang bertugas di Sorong dan bisa diterapkan dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari,” kata Budi Siswanto.

Dengan Safari Bintal, dia berharap ada penyegaran dan dukungan moril yang berarti dalam pelaksanaan tugas sehingga tercapai peningkatan kinerja TNI.

“Pusbintal TNI bertanggung jawab memberikan ceramah di bidang rohani. Namun sebagian besar prajurit mengganggap hanya perwira rohani yang memerlukannya. Padahal sebenarnya, semua prajurit juga memerlukannya,” ucap Budi.

Dia memaparkan, Pusbintal TNI terdiri atas empat bidang, yakni pembinan mental rohani, ideologi, psikologi dan tradisi kejuangan.

 

 

Leave a Comment