Berinfak Rp 110 Juta, Ufia Ajak Perusahaan Lain Berdonasi ke BAZNAS



PT Ufia Tirta Mulia kembali memercayakan penyaluran donasi ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

Dana tersebut merupakan infak pelanggan yang terkumpul Rp 110 juta pada penjualan produk Ufia selama satu tahun terakhir.

“Infak ini sangat berpengaruh terhadap peningkatan income perusahaan dan optimalisasi kinerja karyawan. Ini karena berkah berbagi ke lembaga amil resmi seperti BAZNAS yang kredibel,” ujar Direktur Utama PT Ufia, H. Ardju Fahadaina M.Sc dalam acara penyerahan dana tersebut di Kantor Pusat BAZNAS, Wisma Sirca, Kebon Sirih, Menteng, Jakarta, Rabu (6/6)/2018).

Hadir pula dalam acara tersebut, anggota BAZNAS, drh. Hj. Emmy Hamidiyah, M.Si, Kabag Pelayanan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, Mohan dan amil senior H. Asto. “Kami mengajak perusahaan lain berdonasi ke BAZNAS, agar usaha kita semakin berkah dan bermanfaat,” ujar Ardju.

Dia menjelaskan, selama delapan tahun sejak berdiri, Ufia mengajak pelanggannya untuk peduli dan berbagi pada kaum dhuafa. Ajakan itu diwujudkan dalam strategi penjualan, di mana setiap pembelian satu liter air minum Ufia, pelanggan berinfak Rp 15 untuk disalurkan melalui program-program penyaluran zakat, infak dan sedekah (ZIS) BAZNAS.

Anggota BAZNAS drh. Hj. Emmy Hamidiyah, M.Si, menjelaskan, tahun lalu, Ufia menyalurkan dana data corporate social responsibility (CSR) untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) binaan BAZNAS di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) dalam bentuk pemberian modal untuk berdagang air minum kemasan. Ada 100 pedagang dapat terbantu melalui program ini.

“Kepada mitra korporasi, BAZNAS menawarkan pelaksanaan CSR dengan pendekatan pencapaian Tujuan-Tujuan Pembangunan Berkelanjuran atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dirilis oleh Organisasi Pembangunan PBB (UNDP),” kata Emmy.

Emmy menambahkan, bahwa program CSR oleh BAZNAS diukur melalui metoda Social Return On Investment (SROI) sehingga terukur dan memiliki dampak yang lebih efektif. Hal inilah yang menyebabkan BAZNAS mulai dipilih sebagai mitra pelaksaaan CSR oleh banyak mitra korporasi beberapa tahun ini.

BAZNAS mengajak perusahaan lain untuk bersama-sama membangun masyarakat kurang mampu di Indonesia. Seperti Ufia, yang mengumpulkan dana setiap tahun melalui produk-produknya dapat membantu mustahik untuk menjadi berdaya.

Ardju Fahadaina mengatakan, PT Ufia Tirta Mulia selalu mengedepankan kualitas produknya baik dari sisi duniawi maupun ukhrawi. Di setiap proses pengerjaannya selalu diiringi lantunan ayat Al-Quran dan zikir. Maka setiap tetes air Ufia selalu diiringi dengan doa sehingga dikenal sebagai “air doa”.

Bahkan ketika air diangkut ke mobil untuk dipasarkan, di dalam mobil tersebut juga dilantunkan ayat-ayat suci Al-Quran yang dibacakan secara murattal. “Saya memiliki visi agar air minum Ufia menjadi perusahaan air minum dalam kemasan terkemuka, Islami, menjadi pilihan masyarakat Indonesia serta selalu dalam ridha Ilahi,” kata Ardju Fahadaina. (*)

TENTANG BAZNAS

Adalah badan pengelola zakat yang dibentuk pemerintah melalui Keputusan Presiden (Keppres) No. 8/2001. BAZNAS bertugas menghimpun dan menyalurkan dana zakat infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) pada tingkat nasional. Kelahiran UU No. 23/2011 tentang Pengelolaan Zakat, mengukuhkan peran BAZNAS sebagai lembaga yang berwenang melakukan pengelolaan zakat nasional. BAZNAS sudah berdiri di 548 daerah (tingkat provinsi dan kabupaten/kota).

Comments are closed.