BAZNAS Salurkan Zakat BPJS Kesehatan di Barito, Kalteng



Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Dewi Kurnia Wijayati  menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ketua Panti Asuhan Khairunnas, Sugeng didamping Kepala Bagian Layanan UPZ BAZNAS, Mohan dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Nyoman Wiwiek, di Barito, Kalimantan Tengah, akhir pekan lalu. (Foto: Istimewa/BAZNAS)

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Dewi Kurnia Wijayati menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Ketua Panti Asuhan Khairunnas, Sugeng didamping Kepala Bagian Layanan UPZ BAZNAS, Mohan dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin, Nyoman Wiwiek, di Barito, Kalimantan Tengah, akhir pekan lalu. (Foto: Istimewa/BAZNAS)

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyalurkan zakat sebesar Rp 292.000.000 untuk anak-anak pedalaman di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.

“BPJS Kesehatan bersama BAZNAS menyalurkan bantuan pendidikan kepada anak-anak yatim piatu di daerah pedalaman Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah,” kata Direktur Koordinator Pendistribusian, Pendayagunaan, Renbang dan Diklat Zakat Nasional BAZNAS, Mohd. Nasir Tajang di Jakarta, Selasa (26/12/2017).

Dia menjelaskan, anak-anak ini diasuh oleh Panti Asuhan Khairunnas binaan para pegawai negeri sipil (PNS) Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), yang bertugas sebagai penyuluh lapangan untuk daerah pedalaman.

Panti asuhan tersebut didirikan tahun 1995 oleh para penyuluh lapangan sebagai respon terhadap kondisi anak-anak pedalaman yang memprihatinkan karena banyak yang menjadi yatim piatu akibat orang tua mereka meninggal dunia karena sakit.

“Kami pun membangun Panti Asuhan Khairunnas,” ucap Ketua Panti Asuhan Khairunnas yang juga PNS BKKBN, Sugeng.

Dia memaparkan, lokasi panti berada 8 jam perjalanan dari Kota Palangkaraya, ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah.

“Saat ini ada banyak anak asuh yang sedang berjuang membantu mencari nafkah untuk keluarganya. Seperti anak bernama Muhaimin, yang bekerja keras mengurus bapaknya saat sakit hingga meninggal dunia. Ibunya juga telah lama meninggal, yakni saat ia berusia 13 tahun,” katanya.

Kepala Bagian (Kabag) Layanan) Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS, Mohan, mengatakan, proses pemberian bantuan BAZNAS untuk anak-anak pedalaman berawal dari rekomendasi masyarakat kepada BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

“Karena BPJS Kesehatan telah melaksanakan pemotongan zakat penghasilan karyawan, pihak BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh mengirimkan proposal panti asuhan setempat kepada BAZNAS dan hanya dalam waktu sepekan bantuan diproses hingga selesai. Inilah salah satu kelebihan jika perusahaan atau instansi menunaikan zakat karyawannya melalui BAZNAS,” ucap Mohan.

Dia menyebutkan, penyerahan bantuan dilakukan di sela-sela rapat koordinasi dan evaluasi pengelolaan zakat penghasilan karyawan BPJS Kesehatan Wilayah 8 di Kantor BAZNAS, Menara Taspen, Jakarta, Jumat (21/12/2017).

Hadir antara lain Kepala Cabang BPJS Muara Teweh dan Kepala Cabang BPJS Banjarmasin.

“Ini dalam upaya membangun sinergi guna menciptakan pengelolaan zakat yang amanah, transparan dan profesional,” kata Mohan. *

Comments are closed.