BAZNAS Kembangkan Balai Ternak Di Banten



Seorang peternak tampak bergembira menggendong kambing bantuan yang diberikan BAZNAS pada peresmian Balai Ternak di Desa Baros Jaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Juamt (26/1). (FOTO: Istimewa/BAZNAS).

Seorang peternak tampak bergembira menggendong kambing bantuan yang diberikan BAZNAS pada peresmian Balai Ternak di Desa Baros Jaya, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Jumat (26/1). (FOTO: Istimewa/BAZNAS).

Program Pendayagunaan BAZNAS semakin gencar dalam sektor pemberdayaan peternak desa dan memberikan kesempatan bagi jutaan peternak di pedesaan wilayah Indonesia yang ingin berkembang dan mampu bersaing pada pasar modern.

Kali ini, BAZNAS melakukan kegiatan pemberdayaan peternak desa yang dijalankan di Desa Baros Jaya Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Provinsi Banten dengan nama Balai Ternak Desa Baros Jaya.

Peresmian Balai Ternak Desa Baros Jaya dilakukan pada Jumat (26/1) di Desa Baros Jaya Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang.

Efri Syamsul Bahri selaku Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan mengatakan bahwa salah satu langkah BAZNAS untuk meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian mustahik menjadi lebih baik dengan program pemberdayaan agar mustahik menjadi lebih mandiri.

“BAZNAS mengoptimalkan dana muzaki dalam bentuk ZIS (Zakat, Sedekah, Infak) untuk menjadikan mustahik lebih bisa meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraannya serta usahanya lebih maju dan lebih berkembang dengan program pemberdayaan ekonomi di bidang sektor peternakan ini,” ujarnya.

Balai Ternak Desa Baros Jaya merupakan program pemberdayaan ekonomi sektor peternakan yang memiliki visi yaitu unggul dalam pemberdayaan masyarakat dan pengentasan kemiskinan melalui Balai Ternak serta memiliki misi dalam mengoptimalkan pendistribusian dan pendayagunaan zakat untuk pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pemoderasian kesenjangan sosial melalui Balai Ternak, meningkatkan kualitas, kapabilitas dan produktivitas masyarakat dalam berproduksi pada bidang peternakan dan mengembangkan kompetensi peternak yang profesional.

Peserta program Balai Ternak Desa Baros Jaya adalah sejumlah warga masyarakat kampung Mendong yang tergolong masyarakat miskin dan telah terjaring serta terverifikasi dari hasil survey yang dilakukan oleh Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan bidang Pemberdayaan Ekonomi Badan Amil Zakat Nasional. Saat ini telah terjaring dan terverifikasi sebanyak 36 Kepala Keluarga (KK) yang tergolong Miskin dan siap tergabung dalam program Balai Ternak Desa Baros Jaya. 36 KK tersebut telah terbentuk dalam 1 kelompok besar yang memiliki aturan dan tujuannya tersendiri.

Pelaksanaan program Balai Ternak Desa Baros Jaya sangat membantu masyarakatnya dalam peningkatan kesejahteraan perekonomian, karena beternak bukanlah hal yang baru bagi mereka, melainkan sudah bagian dari rutinitas sehari-hari, namun belum tersentuh oleh edukasi terkait managemen beternak yang lebih baik dan lebih produktif.

Comments are closed.