BAZNAS Bantu Warga Korban Gempa Lebak



Atin (66) tidak henti-hentinya bersyukur kepada Allah SWT dan mengucapkan terima kasih kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) atas bantuan perbaikan rumah. Pasalnya rumahnya hancur akibat gempa bumi berkekuatan 6.1SR dengan pusat gempa di Samudera Hindia dengan kedalaman 64 km berjarak 43 km barat daya Kabupaten Lebak Provinsi Banten pada Selasa (23/1), pukul 13:34 WIB.

“Kami sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh BAZNAS. Semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak sekalian khususnya para donatur BAZNAS dibalas dengan yang lebih baik dan berkah,” ungkap pria yang sehari-hari sebagai petani berkaca-kaca.

Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bereaksi cepat dengan bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan melakukan perbaikan terhadap rumah warga yang rusak di Lebak, Banten, Rabu (24/1) akibat gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (16/1). (Foto: Istimewa/BAZNAS)

Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bereaksi cepat dengan bergotong royong membersihkan puing-puing bangunan dan melakukan perbaikan terhadap rumah warga yang rusak di Lebak, Banten, Rabu (24/1) akibat gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (16/1). (Foto: Istimewa/BAZNAS)

Atin merupakan warga Kampung Pojok Asem RT 02 RW 09 Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. “Sebelum gempa yang terjadi, angin bertiup cukup kencang dan kemudian hujan deras. Tidak lama berselang, terjadilah gempa bumi yang cukup besar mengguncang wilayah ini,” jelas Atin tentang kronologi kejadian bencana gempa bumi.

Pada saat kejadian gempa Atin dan Mimin (56) sedang beristirahat di rumah. “Kami langsung lari keluar rumah ketika merasakan gempa yang cukup besar, tidak lama berselang kami melihat bagian belakang rumah telah roboh,” cerita Atin.

Sementara itu Ahmad Fikri, Direktur BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Pusat menjelaskan bahwa BAZNAS laangsung mengerahkan tim Respon Bencana di lokasi kejadian. “Kami mengirimkan tim respon bencana dan tim kesehatan untuk merespon kejadian gempa tersebut,” terangnya.

Fikri mengatakan, tim BTB terjun langsung untuk melakukan kaji cepat pasca kejadian gempa bumi. Hasil dari kajian tim BTB di lapangan, 18 dari 28 kecamatan di Kabupaten Lebak yang terdampak gempa bumi. Dampak terparah terdapat di Kecamatan Bayah 118 unit Rusak Ringan dan 24 Rusak Berat, Kecamatan Cilograng 107 rumah rusak ringan dan 42 unit rusak berat dan Kecamatan Pangarangan 75 unit rumah ringan 25 rusak sedang.

“Sampai saat ini, Kamis (25/1) tim BTB masih berada di lokasi bencana untuk melakukan verifikasi data, bersih desa, pelayanan kesehatan dan pendistribusian bantuan,” tutupnya.

Comments are closed.