Bayarlah Zakat melalui BAZNAS atau LAZ Resmi



Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengimbau masyarakat untuk memercayakan zakat, infak dan sedekahnya kepada organisasi pengelola zakat yang resmi. Menurut UU No 23/2011 lembaga pengelola zakat resmi adalah BAZNAS dan lembaga amil zakat yang mengantongi izin dari pemerintah.

Himbauan ini merespons keresahan masyarakat atas dugaan penggunaan dana umat yang tidak sesuai peruntukan.

“BAZNAS mengapresiasi tingginya semangat untuk berbagi kepada umat yang sedang membutuhkan. Untuk mendukung semangat masyarakat ini, BAZNAS mengajak untuk memilih badan atau lembaga donasi yang resmi dan telah lulus diaudit dalam pengelolaan zakat, infak dan sedekah,” kata Direktur Penghimpunan, Komunikasi dan Informasi Nasional BAZNAS, Arifin Purwakananta di Jakarta, Kamis (4/5).

Dalam aturan itu, BAZNAS merupakan lembaga yang berwenang melakukan tugas pengelolaan zakat secara nasional. Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, BAZNAS baik di pusat, provinsi maupun kabupaten membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) pada instansi pemerintah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, perusahaan swasta, dan perwakilan Republik Indonesia di luar negeri. UPZ juga bisa dibentuk hingga tingkat kelurahan.

Sedangkan Lembaga Amil Zakat (LAZ) sebagai pengelola zakat yang dikelola masyarakat (swasta) menurut UU no.23 Tahun 2011 itu dibentuk untuk membantu BAZNAS dalam pelaksanaan pengumpulan, pendistribusian, dan pendayagunaan zakat.

“BAZNAS dan LAZ resmi terus menambah layanan untuk memudahkan masyarakat menunaikan zakat, infak dan sedekahnya, baik bersifat konvensional maupun digital. Dari sisi penyaluran, baik BAZNAS maupun LAZ terus berinovasi menciptakan program yang memiliki manfaat besar bagi masyarakat yang berhak,” katanya.

Sebelum melayani masyarakat, LAZ wajib mendapat izin menteri atau pejabat yang ditunjuk oleh menteri yang menyelenggarakan urusan di bidang agama (Menteri Agama). Izin ini, menurut Arifin hanya diberikan apabila memenuhi berbagai persyaratan, antara lain terdaftar sebagai organisasi kemasyarakatan Islam yang mengelola bidang pendidikan, dakwah, dan sosial.

Syarat selanjutnya adalah berbadan hukum serta mendapat mendapat rekomendasi dari BAZNAS. Selain itu juga harus memiliki pengawas syariat, memiliki kemampuan teknis, administratif, dan keuangan untuk melaksanakan kegiatannya.

Sebagai pengelola zakat, LAZ, diharuskan bersifat nirlaba serta  memiliki program untuk mendayagunakan zakat bagi kesejahteraan umat. Syarat lain yang harus dipenuhi adalah bersedia diaudit syariat dan keuangan secara berkala.

Hingga Kamis (4/5), BAZNAS sudah memberikan rekomedasi dan dilanjutkan dengan pemberian izin oleh Kementerian Agama pada LAZ untuk tingkat nasional, provinsi dan kabupaten/kota.

Berikut daftarnya :

LAZ Skala Nasional

  1. LAZ Rumah Zakat Indonesia
  2. LAZ Daarut Tauhid
  3. LAZ Baitul Maal Hidayatullah
  4. LAZ Dompet Dhuafa Republika
  5. LAZ Nurul Hayat
  6. LAZ Inisiatif Zakat Indonesia
  7. LAZ Yatim Mandiri Surabaya
  8. LAZ Lembaga Manajemen Infak Ukhuwah Islamiyah
  9. LAZ Dana Sosial Al Falah Surabaya
  10. LAZ Pesantren Islam Al Azhar
  11. LAZ Baitulmaal Muamalat
  12. LAZ Lembaga Amil Zakat Infak dan Shadaqah Nahdatul Ulama (LAZIS NU)
  13. LAZ Global Zakat
  14. LAZ Muhammadiyah
  15. LAZ Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia
  16. LAZ Perkumpulan Persatuan Islam
  17. LAZ Rumah Yatim Arrohman Indonesia

 

LAZ Skala Provinsi

  1. LAZ Baitul Maal FKAM
  2. LAZ Semai Sinergi Umat
  3. LAZ Dompet Amal Sejahtera Ibnu Abbas (DASI) NTB
  4. LAZ Dompet Sosial Madani (DSM) Bali
  5. LAZ Harapan Dhuafa Banten
  6. LAZ Solo Peduli Ummat
  7. LAZ Dana Peduli Umat Kalimantan Timur

 

LAZ Skala Kabupaten/ Kota

  1. LAZ Yayasan Kesejahteraan Madani
  2. LAZ Swadaya Ummah
  3. LAZ Ibadurrahman
  4. LAZ Abdurrahman Bin Auf
  5. LAZ Komunitas Mata Air Jakarta
  6. LAZ Bina Insan Madani Dumai
  7. LAZ DSNI Amanah Batam
  8. LAZ Rumah Peduli Umat Bandung Barat
  9. LAZ Ummul Quro’ Jombang
  10. LAZ Lembaga Amil Zakat Nasional Baitul Mal Madinatul Iman
  11. LAZ Dompet Amanah Umat Sedati Sidoarjo

Sedangkan LAZ yang telah mendapatkan rekomendasi BAZNAS namun masih mengurus ijin di Kementerian Agama adalah sebagai berikut:

LAZ Skala Nasional

LAZ Skala Provinsi

LAZ Skala Kabupaten/ Kota

  1. LAZ Zakatku Bakti Persada
  2. LAZ Indonesia Berbagi
  3. LAZ Amal Madani Indonesia
  4. LAZ Insan Masyarakat Madani
  5. LAZ Al Bunyan Bogor

BAZNAS saat ini masih terus melakukan verifikasi LAZ yang meminta rekomendasi untuk mendapatkan ijin operasional dari Kementerian Agama.

Leave a Comment